Slide # 1

Slide # 1

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

Slide # 2

Slide # 2

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

Slide # 3

Slide # 3

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

Slide # 4

Slide # 4

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

Slide # 5

Slide # 5

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

Rabu, 23 Juli 2014

Kenangan Terindah (part I)





Medan, 18 mei 2014

"dek. kamu kenapa sini sama bapak, bapak tolongin" seorang tukang becak membawaku kedalam becaknya.
"aduh pak, saya dimana ?" tanyaku
"tadi, bapak lihat kamu bersama tukang becak yang disana, bapak lihat kamu seperti kebingungan gitu"
aku segerah merogoh dompet ku ..
"astagfirullah pak, uang saya kok tinggal segini ?"
aku pun panik melihat uangku yang tinggal Rp. 100 rupiah saja.
"memang adik mau kemana ?"  tanya tukang becak itu
"saya ingin menunggu teman saya pak"
"Kok bisa sama tukang beca itu?''
"saya lupa pak"
"ya sudah, adek pakai hp bapak saja" tukang becak itupun menawarkan HPnya kepadaku
aku segara menghubungi teman yang sedang aku tunggu.
"Halo!! ini sipa ?" bentak orang yang dari dalam HP
"ini saya kak  "
"kamu dimana ?" bentaknya lagi dengan kasar
"saya di depan masjid raya medan kak"
percakapan pun berakhir...
10 menit kemudian
taxi blue bird berwarna biru datang menghampiriku yang ada di dalam becak tua itu.
ketika orang yang ada di dalam taxi itu keluar, aku langsung mengenali wajah dan tubuh itu, aku tidak perduli, dan aku langsung berlali dan memeluknya.